Sejarah Pemilu di Indonesia

Admin

Indonesia telah memiliki sejarah pemilu yang panjang. Pemilihan umum pertama di Indonesia diselenggarakan pada tahun 1955. Pemilu ini diikuti oleh 29 partai politik dan 2.202 calon anggota DPR. Pemilu 1955 dianggap sebagai pemilu yang paling demokratis dalam sejarah Indonesia.

Namun, setelah pemilu 1955, Indonesia tidak lagi melakukan pemilu secara demokratis. Pada tahun 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang membubarkan Konstituante dan kembali ke UUD 1945. Hal ini menyebabkan Indonesia tidak lagi memiliki parlemen yang dipilih oleh rakyat.

Pemilu baru kembali diselenggarakan pada tahun 1971. Pemilu ini hanya diikuti oleh satu partai politik, yaitu Golkar. Pemilu 1971 dianggap sebagai pemilu yang tidak demokratis.

Pemilu demokratis kembali diselenggarakan pada tahun 1999. Pemilu ini diikuti oleh 48 partai politik. Pemilu 1999 dianggap sebagai pemilu yang paling demokratis dalam sejarah Indonesia pasca-Orde Baru.

Sejak tahun 1999, Indonesia telah melakukan pemilu secara demokratis setiap lima tahun sekali. Pemilu ini diikuti oleh berbagai partai politik dan calon anggota legislatif. Pemilu Indonesia dianggap sebagai pemilu yang demokratis dan bebas.

Also Read

Leave a Comment